Mi Instan Sehati: Solusi Untuk Anak yang Susah Makan!

Pernahkah kamu membayangkan mi instan berwarna hijau alami yang bebas dari pewarna sintetik, melainkan terbuat dari ekstrak alga hijau yang kaya akan nutrisi? Mungkin masih terdengar asing bagi beberapa orang, tetapi inilah inovasi terbaru yang kini hadir untuk mendukung keluarga sehat di Indonesia – Mi instan yang terbuat dari ekstrak chlorella!

 

Chlorella, alga hijau air tawar yang berbentuk seperti bola dengan kloroplas yang berbentuk seperti mangkuk. Terlampir dalam Wikipedia, para ahli berpendapat bahwa Chlorella mampu mengatasi kebutuhan pangan manusia di masa yang akan datang, membawa harapan baru bagi kualitas kehidupan yang lebih baik. Tapi, mengapa Chlorella menjadi pilihan yang baik untuk mengatasi kebutuhan pangan lewat inovasi mi instan? 

 

Pilihan terbaik untuk kandungan mi instan sehat jatuh kepada mie sehati yang memiliki kandungan chlorella, karena segudang nutrisi yang terkandung di dalamnya, membuat mi instan menjadi “superfood” yang sukses mengubah kandungan nutrisi mi menjadi lebih fungsional dan sehat, bukan hanya sekadar karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh. Seringkali, mi instan dikenal sebagai makanan yang tidak sehat karena kandungan MSG yang tinggi, lemak jenuh, rendah serat, protein, dan nutrisi penting lainnya yang tidak baik untuk tubuh, apalagi jika dikonsumsi dalam kuantitas yang berlebihan. 

 

Di era yang semakin modern, orang tua di Indonesia semakin peka dan terbuka akan pentingnya menjaga kesehatan dengan pola hidup yang baik dan teratur. Ditambah dengan penggunaan teknologi dan sosial media semakin marak, akses untuk mendapatkan informasi dari berbagai sumber terpercaya semakin mudah. Naluri orang tua pasti akan selalu mencari tahu dan mengusahakan yang terbaik untuk anak-anaknya, terlebih dalam bidang kesehatan. Sayangnya, mi instan yang menjadi makanan favorit keluarga, lebih dikenal sebagai makanan yang praktis dibandingkan pilihan bergizi. Sehingga, inovasi baru terhadap mi instan dengan kandungan yang lebih sehat muncul akibat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan yang semakin meningkat akan pentingnya gizi seimbang, didukung dengan perkembangan teknologi pangan yang memungkinkan untuk membuat produk yang lezat sekaligus bergizi. Dalam konteks ini, pemilihan bahan tambahan yang tepat menjadi kunci, salah satunya adalah chlorella yang dikenal kaya nutrisi.

Mi Instan Sehati: Solusi Untuk Anak yang Susah Makan!

Di antara berbagai inovasi menarik tersebut, chlorella menonjol sebagai nutrisi alami yang potensial. Kandungan di dalamnya meliputi protein tinggi, antioksidan, klorofil, lemak sehat, vitamin (B12, C, E), zat besi,  dan magnesium. Faktanya, secara komposisi, chlorella didominasi oleh protein yang mencapai 55-60%, melampaui jauh kandungan protein pada tepung (protein tinggi) yang biasa digunakan untuk membuat mi instan yang umumnya berkisar 13-14%. Tidak hanya dari segi protein, chlorella juga memiliki kandungan klorofil yang tinggi, berperan besar untuk detoksifikasi tubuh sekaligus menjadi pewarna hijau alami. Di samping kandungan-kandungan tersebut, chlorella juga memiliki antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas, mencegah stres oksidatif, hingga memperlambat kerusakan sel. Vitamin, lemak sehat, zat besi, dan magnesium juga tidak kalah penting dalam mendukung kebutuhan nutrisi tubuh. 

Lebih dari sekadar peningkatan nilai gizi, hal ini menempatkan chlorella sebagai bagian dari inovasi baru dalam pengembangan mi instan di Indonesia. Sejak tahun 1960-an, Jepang mulai bereksperimen menggunakan chlorella untuk mencoba mencukupi kebutuhan gizi pangan. Ternyata, eksperimen tersebut menimbulkan hasil yang efektif bagi kesehatan, sehingga mulai diaplikasikan untuk berbagai jenis makanan lainnya seperti mi instan. Taiwan, China, Malaysia, dan Singapura mulai menciptakan produk pangan seperti mi instan berbasis chlorella sebagai alternati efektif yang lebih baik dibandingkan dengan mi instan konvensional. Namun, di Indonesia sendiri, pemanfaatan chlorella dalam pangan masih belum banyak dikembangkan karena tantangan dalam produksi, menarik kepercayaan konsumen, membuat mi instan tipe ini belum banyak ditemukan di pasar lokal.  Hal ini menjadi sebuah tantangan dalam inovasi mi instan berbasis chlorella sebagai langkah awal yang berpotensi besar dalam menghadirkan alternatif pangan yang lebih sehat bagi masyarakat luas. 

Oleh karena itu, CNI hadir dengan inovasi mi instan berbasis chlorella yang dinamakan “Mie Sehati”, berwarna hijau alami tanpa pewarna sintesis tambahan yang mudah menarik perhatian anak-anak untuk menambah nafsu makan mereka, sekaligus mendapatkan gizi baik untuk pertumbuhan anak. Tekstur yang lebih kenyal dari kandungan chlorella juga tidak kalah menarik perhatian anak-anak untuk memberikan eksperimen makan yang menyenangkan, juga ramah untuk orang tua yang sekiranya sulit mengunyah. Rasa umami alami dari chlorella juga mampu mengatasi masalah GTM pada anak yang picky eater, menjadi solusi terbaik bagi bunda-bunda yang khawatir akan kebutuhan gizi anak jika anak-anak susah makan dengan praktis dan cepat. Tetapi, alangkah baiknya jika mi instan dikonsumsi untuk anak-anak diatas 3 tahun. 

 

Anak Susah Fokus, Salah Siapa?
Kata Siapa Mie Instan Ga Sehat?

Leave a Reply