PANEN PAJALE (PADI JAGUNG KEDELAI) SUKSES DAN BERLIMPAH DENGAN PLANT CATALYST 2006

PAJALE singkatan dari Padi-Jagung-Kedele adalah sebutan untuk program Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi Jagung Kedele (UPSUS P2 PAJALE) dalam rangka percepatan swasembada pangan. Program yang digagas dan dilaksanakan Universitas Lampung di pertengahan tahun 2015 ini memberi ruang bagi para pelaku pertanian untuk menerapkan teknologinya.

 

Dalam program PAJALE ini para petani pelaksana didampingi para sarjana pertanian. Semua pengujian teknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung sebanyak 26 lokasi di 13 kabupaten se-propinsi Lampung menggunakan Plant Catalyst 2006.

 

Hasilnya, dari semua pengujian meskipun musim kemarau panjang – kekurangan air, hasil panen pengujian teknologi lebih tinggi dari hasil rendengan rata-rata petani. Bahkan ada hasil yang sangat ekstrim di Gading Rejo, pengujian teknologi Plant Catalyst 2006 masih dapat panen padi 7,8 ton GKP/ha sementara petani di sekitarnya gagal panen (puso). (GKP: gabah kering panen).

 

Terjadi juga pada jagung, tanpa Plant Catalyst 2006 jagung kekeringan sebelum tongkol berisi biji-biji jagung sehingga tidak panen. Sedangkan jagung yang pakai Plant Catalyst 2006 mampu panen 7 ton pada kondisi kekeringan yang hebat.

 

Sedangkan pengujian Plant Catalyst 2006 pada kedelai memberikan hasil panen 1,370 kg/ha. Tanpa Plant Catalyst 2006, kedelai hanya mampu panen 760 kg/ha.

 

Ada dua hal penting dari teknologi pemupukan Plant Catalyst 2006. Pertama, sifat alkali/basa tinggi menetralkan pH (keasaman) tanah sehingga zat makanan (unsur-unsur hara) mudah dimakan/diserap tanaman. Unsur P (fosfat) tidak terikat keasaman tanah, sehingga akar dapat berkembang lebih dalam menjadikan tanaman lebih tahan terhadap kekeringan. Kedua, kandungan unsur haranya lengkap menyempurnakan kebutuhan zat gizi yang dibutuhkan oleh tanaman.

 

Jumat 25 September 2015 di Desa Sukabanjar Kec. Gedong Tataan Kab. Pesawaran, Lampung menjadi prosesi panen padi program Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi Jagung Kedele (UPSUS P2 PAJALE). Acara dihadiri dekan, dosen-dosen pertanian UNILA, para sarjana pendamping PAJALE serta perwakilan BP4K, DPRD, para PPL, tim kecamatan, tim kelurahan, kelompok tani, dan lainnya.

 

Dalam sambutannya, Ketua tim UPSUS P2 PAJALE propinsi Lampung menyambut baik penerapan teknologi pupuk Plant Catalyst 2006 yang dapat meningkatkan hasil panen padi 2 ton GKP/ha/musim. Diharapkan para petani mengadopsi teknologi ini yang dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani.

 

Mengacu harga gabah saat panen Rp4.500,- per kg GKP, maka teknologi pemupukan Plant Catalyst 2006 dapat memberikan tambahan pendapatan petani sebesar Rp 9 juta per hektar per musim. Dengan biaya Plant Catalyst 2006 sebesar Rp 600-an ribu tentunya teknologi ini sangat layak dan menguntungkan untuk diterapkan, seperti yang dipaparkan oleh Ir. Kus Hendarto, M.S. selaku koordinator pengujian teknologi program PAJALE Universitas Lampung.

 

Pertumbuhan Padi Pajale  Pertumbuhan Jagung Pajale
Pertumbuhan Kedelai Pajale  Polong Kedelai Pajale Berbentuk bagus

 

Proses Potong Padi Pajele di Desa Sukabanjar