Ichi-I Infrared Stove Cegah Risiko Bahaya Asap Dapur

Beda dulu beda sekarang. Zaman dulu sebagian besar rumah dibangun terpisah dengan dapurnya. Sekarang karena keterbatasan lahan area ruangan-ruangan dalam rumah semakin mungil, otomatis luas area dapur pun semakin terbatas. Itu sebabnya dapur kini menjadi bagian ruangan dalam sebuah bangunan rumah.

Karena letaknya di dalam ruangan, maka kita harus memastikan dapur memiliki ventilasi udara yang cukup. Mengapa? Sebab, bahwa aktivitas memasak sebetulnya menyimpan risiko kesehatan yang cukup siginifikan. Bahaya asap dapur yang dihasilkan dari proses memasak sama-sama berisiko mengganggu kesehatan seperti asap rokok.

Sayangnya hal di atas belum banyak disadari masyarakat terutama para ibu yang menghabiskan banyak waktu cukup lama di dapur. Sirkulasi udara yang ada di dapur kadang tidak diperhatikan dengan baik. Padahal asap sisa pembakaran mengandung partikel-partikel kecil dan gas berbahaya (beracun) seperti karbon monoksida dan nitrogen oksida. Organ tubuh yang paling banyak diserang adalah sistem pernapasan dan peredaran darah dan efek yang paling cepat dikenali adalah bersin, batuk, serta sakit kepala. Bahkan yang lebih serius seperti asma, pneumonia, bronchitis, serta kanker paru-paru.

Read more...

ENZIM, BUDAYA TERAPI KESEHATAN NEGARA MAJU

Tahukan Anda? Raw food atau makanan mentah sebetunya sumber makanan yang mengandung tinggi gizi seperti vitamin, mineral, karbohidrat kompleks, dan enzim aktif. Di negara-negara maju seperti Jepang dan Korea, raw food telah menjadi makanan pokok sehari-hari. Bahkan tidak hanya sebagai makanan, raw food juga diproses dan dikemas dalam berbagai bentuk terapi kesehatan seperti masker, kosmetik, pelembap, dan sebagainya. Bagaimana dengan negara lain? Apa terapi kesehatan yang lazim dilakukan di sana?


Enzim, Jepang dan Sushi

Rumput laut lazim digunakan untuk membungkus sushi, makanan khas negeri sakura. Uniknya, tidak semua orang ususnya dapat mencerna rumput laut sebaik orang Jepang. Setidaknya itulah penelitian terbaru yang menemukan bahwa pada bakteri usus orang-orang Jepang terdapat enzim yang membantu mencerna rumput laut, enzim yang tidak dimiliki oleh orang Amerika. Terlebih lagi, Jepang mungkin yang pertama memperoleh enzim ini dengan cara mengonsumsi bakteri yang berkembang pada rumput laut.

Kebanyakan bakteri yang ada dalam usus manusia cenderung menguntungkan ‘tuan rumah’. Beberapa mungkin memberikan mereka asupan kalori dengan cara memecah karbohidrat nabati yang tidak dapat dipecah oleh enzim. Di Jepang, di mana sekitar 14 gram rumput laut dikonsumsi per orang setiap hari, beberapa dari karbohidrat yang dicerna berasal dari ganggang yang membungkus sushi gulung dan sebagai bahan dasar untuk dimasak menjadi sup dan salad.

Read more...

VENI, VIDI, VICI: Datang, Lihat, ’Taklukkan’ Konsumen Anda di Tahun 2016!

Menutup akhir tahun 2015 dengan manis dan menyambut tahun baru 2016 dengan pengharapan hasil yang lebih baik merupakan dambaan setiap orang. Demikian pula dengan anggota CNI yang harus mempersiapkan diri lebih baik untuk mendapatkan pencapaian lebih maksimal dengan cara mempelajari strategi pemasaran lebih mutakhir.

Sebagai produk pembuka dalam strategi KPKS 2016, Up Series khususnya produk Up Hot Dark Chocolate, Up Green Tea dan Up Soya adalah produk-produk yang mempunyai peminat sangat banyak jika dipasarkan dengan tepat. Pemilihan target konsumen yang tepat sangat diperlukan agar hasil pemasaran yang diinginkan dapat lebih optimal. Untuk bisa menentukan siapa target konsumen yang tepat maka perlu dipelajari segmentasi, targeting,  dan positioning (STP)  masing-masing produk.  

Segmentasi maksudnya adalah membagi kelompok konsumen yang memiliki perilaku atau kebutuhan yang sama. Dengan demikian, pemasaran akan lebih terarah dan efektif.

Read more...

Tips Pertama Kali Ajak Anak Balita Anda Traveling

Sebagai seorang penggila traveling, travel blogger Nila Tanzil ingin menularkan hobinya kepada sang buah hati. Tidak heran jika Nila sudah memboyong putri pertamanya Sienna Tanzil Petersen berpergian jauh sejak masih berusia tiga bulan. 
 
Bahkan beberapa bulan lalu, pendiri Taman Bacaan Pelangi itu mengajak Sienna yang 1 Desember mendatang genap berusia setahun berkeliling sejumlah negara di Eropa. Sering bolak-balik Jakarta - Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, untuk memantau taman bacaannya, Nila pun pergi bersama putrinya. 
 
"Besok aku ke Labuan Bajo lagi. Ini perjalanan keenam Sienna ke sana," ujar Nila saat ditemui Wolipop di sela Nutrifood Leadership Award beberapa waktu lalu.

Hobi "Ngemil" di Malam Hari Berpotensi Merusak Memori

Kebiasaan menunda makan malam sampai terlalu larut atau sulit menahan keinginan untuk ngemil es krim dan cookies sebelum tidur ternyata bukan hanya bahaya bagi lingkar pinggang. Lebih dari itu, hobi makan malam-malam ini beresiko merusak fungsi otak. 
 
Para ahli yang mempelajari tentang jam internal tubuh menemukan bahwa kebiasaan makan di "waktu yang salah" setiap harinya, terutama jam dimana seharusnya kita tidur, dapat mengganggu fungsi otak untuk belajar dan menyimpan memori.
 
 

Sajian Nikmat di Akhir Tahun 2015 (2)

Menutup tahun 2015 dengan manis, CNI telah menyiapkan aneka sajian nikmat yang dapat dinikmati bersama dengan keluarga. Aneka sajian ini bertemakan dark chocolate yang dibuat dari Up Hot Dark Chocolate dan CNI Sehati Hifiber Pudding Chocolate. 
 
Dark Chocolate mempunyai manfaat mem-booster mood sehingga siapa pun yang mengonsumsinya akan memiliki good mood dan lebih bersemangat. Aneka sajian dark chocolate mudah-mudahan dapat membuat Anda lebih bersemangat menyambut tahun 2016.  Selamat mencoba!
 
CNI Sehati Pudding Cokelat Lapis Alpukat
 
Bahan Puding Cokelat :
1 bh CNI Sehati Puding Cokelat
500 ml air
Bahan Puding Alpukat:
150 ml susu cair
75 gram gula pasir
1/2 bungkus agar-agar bubuk warna putih
1/4 sendok teh garam
50 gram avokado, diblender halus
Vla:
1 bungkus Vla CNI Sehati Hifiber Pudding
250 ml