KELEMBAPAN KULIT DUKUNG PENYEMBUHAN LUKA

SAAT terluka, kulit membutuhkan tiga faktor untuk mendukung pemulihan, yakni zat gizi, penangkal infeksi, dan kelembapan. “Zat-zat gizi diperlukan untuk mendukung sel-sel kulit beregenerasi menggantikan sel-sel yang rusak karena luka,” ujar Head of Personal Care & Cosmetic Departemen PT CNI, Chendra Tirto, pada seminar tentang perawatan luka dan pengenalan produk perawatan luka, krim Nutrimoist, di Jakarta, Pekan lalu.

Faktor kelembapan juga penting karena penelitian membuktikan penyembuhan luka akan lebih cepat saat kulit dalam kondisi lembap. “Nutrimoist bekerja sesuai konsep moist wound healing, yakni penyembuhan luka menggunakan balutan penahanan kelembapan. Namun, dengan Nutrimoist, bahan balutan tidak diperlukan lagi sehingga penerapannya jadi lebih mudah,” papar Chendra.

Penangkal infeksi diperlukan agar luka tidak semakin parah oleh aktivitas kuman penyakit. Ia menambahkan, Nutrimoist diramu dari ekstrak tanaman langka Tiongkok. Kandungannya antara lain panax ginseng, polygonum multiflori, polygonum cuspidatum, dan angelica sinensis.

“Ramuan herbal ini bekerja dengan menyerap panas dari kulit akibat luka, mempercepat peremajaan sel-sel kulit sehingga kulit lebih cepat pulih. Daya antiseptiknya membunuh bakteri dan mencegah perkembangbiakannya.”

(Ros/H-3)