Natural Cooking Club

Rayakan Home Made Food Fiesta ke-6 bersama CNI

JAKARTAUntuk yang ke-6 kalinya event Home Made Food Fiesta (HMFF) diselenggarakan oleh Natural Cooking Club (NCC) kembali digelar. Masih ditempat yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya yaitu CNI Creative Center (C3) Building, Jl. Puri Indah Blok O2 No. 1-3, Jakarta Barat. HMFF digelar Sabtu, 23 Februari lalu, event tersebut juga dihadiri sekitar 500 peserta anggota millis NCC dari berbagai daerah di Indonesia.

Tradisi Potluck NCC

Rangkaian acara tahunan yang dilangsungkan siang itu berupa lomba decorating doll cake, baking demo oleh Beng Budiarso salah satu finalis Master Chef season kedua, serta menikmati potluck bersama untuk makan siang. Potluck merupakan salah satu tradisi yang ada dalam setiap perayaan HMFF. Ratusan jenis makanan yang dibuat oleh masing-masing anggota milis NCC berupa makanan khas dari berbagai daerah di Indonesia, fusion hingga hidangan internasional. Tak hanya menikmati potluck  bersama, puncak acara HMFF ditutup dengan acara yang spektakuler yaitu pemecahan rekor MURI dalam kategori Republika Hiasan Doll Cake Tertinggi deengan diikuti oleh peserta lomba terbanyak yaitu sebanyak 100 peserta.

Perayaan HMFF kali ini bertema Colorful yang menurut Fatmah Bahalwan sebagai penulis kuliner sekaligus pemilik dan pengelola NCC mewakili semangat berbagai amggota NCC yang diibartkan seperti rainbow cake. “Masing-masing anggota NCC memiliki semangat yang berbeda-beda ada yang semangat memasak, membuat cake, mendekor cake memberikan warna dalam komunitas NCC,” tambah Fatmah. Dalam HMFF kali ini juga diluncurkan NCC Internet Radio dan buku Cake Decorating 3 Dimensi serta perkenalan salah satu produk unggulan CNI yang berupa minuman dark chocolate Up Hot Dark Chocolate.

Meriah Dengan Lomba dan Demo

Ditemui ditengah-tengah kesibukan acara, finalis Master Chef Indonesia season 2 Beng Budiarso yang juga anggota millis NCC mengaku sangat senang dengan keikutsertaannya kali ini. “Ini acar ramai banget dimana semua anggota millis NCC bertemu di Jakarta. Yang tadinya ngobrol-ngobrol di millis terus akhirnya bisa kopi darat. Dalam acara ini biasanya selain saya memanfaatkan sebagai ajang silahturami dengan para anggota lain saya juga berkesempatan untuk mendapat pengetahuan produk-produk baru serta teknik dekorasi cake yang baru,” ujarnya.

Jenny Susanti menjadi pemenang juara pertama lomba Doll Cake Decorating menyatakan sangat senang dan tak menyangka sebelumnya. ”Decorating doll cake saya bertema Srikandi. Selama ini sudah banyak boneka-boneka dengan gayagaya barat jadi saya ingin decorating doll cake yang bernuansa Indonesia. Lalu saya kepikiran apa yang menjadi identitas wanita Indonesia maka jadilah Srikandi. Srikandi lengkap dengan memegang anak panah, mahkota kepala dan dibalut kain batik Parang dimana batik Parang ini memang sudah sangat terkenal di luar negeri,” urai Jenny.

Karya decorating doll cake Jenny yang sudah terjun di dunia baking sejak 1998 memang lain dari yang lain. Menurut penilaian juri salah satu alas an kenapa memilih decorating doll cake buatan Jenny karena lebih banyak menggunakan teknik hand made, juga kreatif dalam memadu padankan ragam motif batik sehingga menjadi gaun cantik yang sedemikian rupa.

Sumber Berita: Pastry & Bakery | Jakarta, Maret 2013 | Berita Ibukota